Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Jatim Siapkan 190.000 Butir Tamiflu
Laporan wartawan KOMPAS Aloysius Budi Kurniawan
Senin, 13 Juli 2009 | 20:48 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan 190.000 butir Tamiflu bagi 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Langkah ini merupakan antisipasi masuknya virus flu babi di Jawa Timur. Hingga, Senin (13/7), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyatakan tiga pasien asal Surabaya dinyatakan positif terjangkit flu babi.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan, setiap kabupaten dan kota di Jatim dipastikan mendapatkan Tamiflu sekitar 5.000 butier per daerah. Tiga pasien flu babi saat ini telah dirawat di RSU Dr Soetomo. Masyarakat harus mulai waspada. Jika mereka merasakan gejala demam tinggi dan influenza maka harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat, ujarnya selepas menerima kunjungan Komisi XI DPR RI di Surabaya.

Sementara itu, Kepala Subdinas Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Jatim Budi Rahayu mengatakan, tiga pasien di Jatim dipastikan positif mengidap flu babi. Dua pasien awalnya pulang dari China kemudian ke Hongkong lalu baru terdeteksi setelah sampai di Surabaya. Satu orang pasien lagi mengidap flu babi setelah pulang dari Singapura. Pasien ini bahkan sempat mampir ke Bali, jelasnya.

Menurut Budi, penyebaran flu babi kini sudah mencapai level keenam. Artinya penularannya dapat melalui kontak antar manusia.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus flu babi, Dinas Kesehatan menghimbau pada masyarakat khususnya mereka yang baru saja pulang dari luar negeri at au berkontak langsung dengan orang luar negeri agar segera melapor jika merasakan gejala-gejala flu babi, seperti flu dan demam. Kami juga telah memasang thermo scanner di Bandara Djuanda, Surabaya tapi masyarakat juga harus tetap waspada, tuturnya.

Mulai membaik

Sementara itu, Ketua Forum Pers RSU Dr Soetomo Dr Urip Murtejo mengungkapkan, kondisi fisik ketiga pasien positif flu babi yang dirawat di RSU Dr Soetomo mulai membaik. Agak berbeda dengan uraian Budi, Urip menjelaskan, ketiga pasien tersebut, dua di antaranya adalah seorang bapak bersama anaknya yang baru saja datang dari China dan Hongkong serta satu pasien lagi adalah nenek dari sang anak yang turut tertular saat kedua pasien tersebut pulang ke Indonesia.

Sebelumnya, RSU Dr Soetomo, Surabaya telah merawat tiga pasien suspect flu babi. Dua pasien adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Hongkong dan seorang lagi TKI asal Taiwan. Ketiganya dinyatakan negatif mengidap flu babi, ucap Urip.

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!