Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Penyebab Rambut Rontok yang Masih Bisa Diatasi
Kamis, 2 Juli 2009 | 15:32 WIB
Shutterstock
Rambut rontok bukan akibat kesalahan perawatan di rambut saja, tapi bisa juga sebagai penanda ada yang salah dengan kesehatan Anda.

KOMPAS.com — Ada beberapa penyebab rambut rontok. Bisa karena salah perawatan atau kimiawi yang tak cocok dengan atmosfer kulit kepala, atau karena kondisi kesehatan Anda. Jika Anda tak pernah merasa melakukan perawatan kimiawi pada rambut, berarti ada yang kurang sehat dengan tubuh Anda. Berikut adalah beberapa kondisi tubuh kurang sehat yang bisa mencetuskan rambut rontok yang dibeberkan oleh Diane Berson, MD, dari Weill Cornell Medical College di New York, Amerika.

1. Anemia
Rambut rontok karena anemia bisa terjadi akibat kekurangan zat besi pada sel darah merah. Zat besi diperlukan untuk kesehatan folikel rambut. Cara menanganinya; padukan suplemen zat besi dengan vitamin C. Vitamin C membantu penyerapan zat besi, dengan cara murah dan efektif.

2. Obat-obatan tertentu
Obat-obatan keras, seperti antidepresan, diuretik, dan pil Rx memiliki efek samping kerontokan rambut. Cara mengatasinya, cobalah bicarakan dengan dokter Anda, apakah mungkin untuk menurunkan dosis obat-obatan tersebut. Atau jika memungkinkan untuk mengganti obat-obatan tersebut dengan pengobatan alternatif.

3. Hypo atau hyperthyroidism
Ketidakseimbangan hormon bisa menaikkan level zat kimia bernama DHT yang menyerang folikel rambut. Obat-obatan untuk mengatasi kedua kondisi ini bisa menyeimbangkan kembali hormon tiroid Anda.

4. Kekurangan kalori
Biasanya wanita akan melakukan segala hal untuk menurunkan berat badan. Termasuk diet ketat rendah kalori, yang akan menyebabkan keletihan, dehidrasi, dan keram. Untuk mengurangi dampak ini, pastikan untuk terus mendapatkan protein yang cukup dalam diet. Protein adalah zat esensial untuk menjaga kesehatan rambut dan kuat.

5. Stres
Tingkat stres yang tinggi bisa menyebabkan folikel rambut "tertidur" atau terserang oleh sel darah putih, dengan kondisi bahwa kerontokan rambut akan terjadi di beberapa minggu berikutnya. Solusinya? Relaksasi, bisa lewat yoga, terapi, meditasi, atau lainnya. Hindari tekanan dan stres untuk mengurangi kerontokan pada rambut sebelum benar-benar terjadi kebotakan. Jika pori-porinya belum tertutup, rambut akan sulit tumbuh. Maka, atasi sesegera mungkin agar rambut bisa tumbuh kembali.

Prevention
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!