Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
14 Suspect Flu Babi Tangerang Boleh Pulang
Sabtu, 27 Juni 2009 | 14:29 WIB
AFP
Para pekerja mengepel jalan di kota Pattaya, Senin (15/6). Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva meminta warganya untuk tidak panik. Di Thailand terjadi kenaikan penyebaran flu A-H1N1 sembilan kali lipat hanya dalam tempo empat hari.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan telah memeriksa 14 warga Tangerang Selatan yang diduga suspect flu babi atau H1N1. Mereka diperiksa karena telah melakukan kontak fisik dengan WA (37), warga Bintaro Sektor VI, Pondok Aren, yang dinyatakan menderita flu babi beberapa hari sebelumnya.

"Setelah dipantau selama 12 hari, kondisi mereka suspect H1N1. Namun, ke-14 orang itu tidak dinyatakan positif flu babi dan kini mereka sudah pulang ke rumah masing-masing," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Dadang Epit, Jumat (26/6) malam.

WA dinyatakan positif menderita flu babi setelah pulang dari luar negeri. WA seorang pilot sebuah maskapai yang melakukan penerbangan dari Australia ke Hongkong.

Ketika tiba di Tanah Air, Kamis (18/6), WA mengalami demam panas tinggi, WA lalu berobat ke RS Internasional Bintaro. "Karena terinfeksi H1N1, Jumat (19/6), WA dirujuk ke RSIP Soelanti Saroso Jakarta. Kondisinya sudah membaik,’ kata Dadang.

Dadang mengaku, 14 orang yang diperiksa semuanya anggota keluarga, rekan kerja, dan petugas yang pernah kontak dengan WA di Bintaro. "Dua anak dan istri WA serta rekan kerja WA dan beberapa petugas yang kontak dengan WA kami lakukan pemeriksaan," kata Dadang. Selama berada di rumah, ke-14 orang itu diminta mengonsumsi obat tamiflu secara teratur yang diberikan Dinas Kesehatan.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat, flu babi telah menyerang 59.814 orang di 113 negara di seluruh dunia dan menewaskan 263 orang.

Ant
Sumber :
Penulis: EGP   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!