Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Stigma Kondom Masih Negatif
Selasa, 16 Juni 2009 | 22:31 WIB
shutterstock

MOJOKERTO, KOMPAS.com — Penggunaan kondom sebagai alat kontrasepsi pria guna membatasi angka kelahiran dan mendukung program keluarga berencana (KB) di Indonesia masih terkendala norma sosial. Hambatan sosial itu berupa stigma yang ada di tengah masyarakat bahwa pengguna kondom bukanlah orang-baik-baik.

Kepala Badan Koordinasi Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief menyebutkan hal itu, Selasa (16/6), seusai menghadiri acara Gebyar Percepatan Pencapaian Peserta KB Baru Provinsi Jatim Menuju Kabupaten/Kota bebas Unmeet Need KB di Pendapa Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Sugiri mengatakan, pandangan negatif ini membuat target BKKBN untuk mencapai 578.000 akseptor KB pada tahun ini dengan metode kondom laki-laki belum mencapai hasil memuaskan.

Penulis: INK   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!