Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Flu Babi Level Enam, "Travel Warning" Belum Diperlukan
Jumat, 12 Juni 2009 | 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski WHO telah meningkatkan level peringatan flu babi menjadi pandemi 6 atau siaga tertinggi, pihak Departemen Luar Negeri Republik Indonesia belum berencana untuk mengeluarkan travel warning ataupun travel advisory.

"Kalau untuk travel warning harus ada mekanisme yang rapat interdeep pada Menko Kesra, sekarang ini sudah ada lebih dari 70 negara yang terjangkit flu babi, nanti kita tidak bisa ke mana-mana," ujar Teuku Faizasyah, Juru Bicara Departemen Luar Negeri, di Jakarta (12/6).

Menurutnya langkah pemerintah yang telah menyiapkan 3 juta tamiflu dan menyediakan sensor di berbagai titik kedatangan sudah tepat. Menurutnya, kekhawatiran masyarakat adalah hal yang wajar, tetapi tidak perlu dibesar-besarkan. "Yang terpenting adalah kesadaran dan persiapan masing-masing negara untuk menghadapi masalah itu," ungkap dia.

Hingga Rabu (10/6), WHO mencatat 74 negara telah melaporkan 27.737 kasus flu babi, 141 meninggal dunia. WHO menekankan kasus flu babi tergolong ringan dan tidak perlu perawatan.

Penulis: RDI   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!