Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
RSCM Tetap Pertahankan Fungsi Sosial
Selasa, 9 Juni 2009 | 16:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta tetap mempertahankan fungsi sosial meskipun rumah sakit milik pemerintah itu telah membangun kelas internasional dengan sasaran masyarakat menengah ke atas.

"Untuk layanan sosial kami sudah bangun wing publik atau Gedung A untuk kelas III yang  melayani 70 persen masyarakat miskin," kata Poniwati Yacub dari Bagian Pemasaran dan Hubungan Masyarakat RSCM, di Jakarta, Selasa. Poniwati mengatakan, RSCM sebagai rumah sakit rujukan nasional setiap hari melayani hingga 2.000 pasien, baik yang rawat jalan maupun rawat inap. Umumnya mereka berasal dari kelas menengah ke bawah.

Untuk layanan masyarakat miskin, RSCM menerima dua model layanan, yakni peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dan pasien dengan surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pasien yang masuk dengan menggunakan Jamkesmas dibebaskan dari biaya, baik biaya rawat inap, konsultasi, maupun obat.

"Pasien yang hanya menggunakan SKTM tetap membayar sesuai yang berlaku untuk umum, tetapi tidak sepenuhnya. Bahkan kalau mereka sama sekali tidak ada uang, kami bebaskan," katanya.

RSCM saat ini memiliki 1.220 tempat tidur, kata dia, dan 70 persen digunakan oleh masyarakat miskin. Karena itu, kata Poniwati, pihaknya tidak setuju jika dikatakan RSCM mengabaikan fungsi sosialnya dengan dibangunnya Wing International yang menurut rencana akan beroperasi awal 2010.

"Wing International ini memang dibangun untuk masyarakat yang berduit, supaya mereka tidak berobat di luar negeri. Bagi masyarakat miskin kami siapkan fasilitas Wing Publik," katanya.

Mengenai pelayanan, kata dia, manajemen RSCM tidak membeda-bedakan. Yang membedakan, kata dia, hanya fasilitas fisiknya.

Ant
Sumber :
Penulis: EGP   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!