Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kaki Gajah Hantui Warga Tigaraksa, Tangerang
Selasa, 2 Juni 2009 | 19:48 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Penyakit kaki gajah (filariasis) menghantui warga Desa Tegalsari, Tigaraksa, Tangerang, Banten. Pekan lalu seorang warga meninggal akibat penyakit tersebut.

"Hasil pendataan kami, dari 100 warga Desa Tegalsari yang diperiksa kondisi kesehatannya, lima yang positif penyakit filariasis, dan satu di antaranya meninggal," kata Kepala Puskesmas Pasir Nangka, Tigaraksa, dr Anita Nuzulia di Tangerang, Selasa.

Dia mengatakan, pihaknya bersama aparat desa dan kecamatan melakukan sosialisasi berkaitan dengan penularan penyakit sehingga warga dapat mengantisipasi. Dia menyebutkan, korban meninggal pekan lalu yakni Ining (60), warga Kampung Cipayean RT 06 RW 13 Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa. Korban tewas sebelumnya terjadi pada April 2008.

Nuzulia mengatakan, upaya penyuluhan terus dilakukan karena Dinas Kesehatan Pemkab Tangerang telah menetapkan daerah ini sebagai endemi penyebaran penyakit kaki gajah. Kaki gajah adalah penyakit menular yang disebabkan cacing filarial. Penularannya melalui nyamuk yang sudah tertular. Bila tidak mendapatkan pengobatan, penyakit ini menimbulkan cacat seperti pembesaran pada kaki.  

Petugas medis setempat melakukan sosialisasi antara lain tentang gejala klinis penyakit. Warga antara lain diminta waspada bila ada yang demam berulang-ulang selama tiga hingga lima hari, lalu demam itu hilang jika istirahat dan kambuh lagi setelah bekerja berat.

Gejala lain, terdapat pembengkakan kelenjar getah bening atau tanda ada luka pada daerah lipatan seperti paha, ketiak, dan tampak kemerahan sehingga terasa panas dan sakit. Bahkan, terjadi radang pada saluran kelenjar getah bening sehingga terasa panas dan sakit yang menjalar dari tungkai kaki hingga ujung.

Ant
Sumber :
Penulis: EGP   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!