Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Menghambat Enzim Penyebab Penuaan
Selasa, 26 Mei 2009 | 18:06 WIB

KOMPAS.com - Setiap orang pasti menjadi tua. Namun tak banyak yang tahu apa sebenarnya penyebab penuaan? Berdasarkan penelitian yang dilakukan D. James Morre, profesor dari Purdue University, penyebab penuaan sebenarnya adalah enzim arNOX.

 

"Enzim arNOX merupakan sumber radikal bebas yang terdapat di permukaan sel, dan enzim tersebut merupakan penyebab utama penuaan," ujar Joseph Chang Chief Science Officer Vice President Nu Skin Enterprise di Jakarta Selasa (26/5).

 

Untuk menghentikan penuaan, lanjut Chang, perlu cara untuk mematikan perkembangan enzim arNOX. Salah satunya dengan bahan-bahan herbal seperti kuntum bunga lili. "Jika diperhatikan, kuntum bunga lili tidak pernah layu, kandungan itu yang dapat digunakan sebagai anti aging. Tapi tentu saja masih harus ditambah dengan campuran lain," kata Chang.

 

Untuk menyempurnakan hasilnya, dibuatlah produk anti aging yang berasal dari campuran kuntum bunga lili dan beberapa herbal lainnya. "Kita menamakannya ageLOC. Dengan memakai produk dari bahan-bahan herbal itu, didapat hasil jumlah enzim arNOX berkurang. Sehingga penuaan pun dapat diatasi," kata dia. Chang menerangkan, karena kulit wajah terus mengalami regenerasi, maka ageLOCK sebaiknya digunakam secara kontinu.

 

Selain menggunakan ageLOC, dia juga menyarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat. "Enzim arNOX akan berkembang pesat kalau seseorang tidak menerapkan gaya hidup yang sehat. Hasil akan semakin optimal dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup dan rutin berolahraga," tandas Chang.

Penulis: RDI   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!