Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kurangi Makan Daging Atasi Pemanasan Global?
Rabu, 13 Mei 2009 | 16:30 WIB

CIREBON, KOMPAS.com - Masyarakat perkotaan dan pedesaan dapat berpartisipasi mengatasi pemanasan global dengan cara mengurangi makan daging.
    
"Kurangi makan daging, karena dengan mengurangi makan daging berarti mengurangi peternakan," kata praktisi pemanasan global dari Supreme Master Television, Kontribusi Jakarta, Murniati Kamarga sebelum pelaksanaan seminar Global Warming Mengancam Keselamatan Planet Bumi, di Cirebon.
    
Menurut dia, peternakan sapi, kambing, kerbau, domba maupun unggas sangat berperan dalam pemanasan global.

Dengan mengurangi makan daging, yang berarti pula mengurangi peternakan, maka akan berdampak kepada lahan untuk dihijaukan yang berfungsi sebagai hutan.

Di pihak lain, pemanasan global bisa dikurangi dengan menggalakkan pola pemupukan organik yang diyakini bisa memperkaya oksigen.

Selain itu, bisa menjadi orang tidak makan daging sama sekali (vegetarian) berarti secara individu telah ikut mengurangi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, katanya.

Vegetarian sangat dianjurkan guna mengurangi pemanasan global. Vegetarian, disamping menjaga kesehatan tubuh, juga berarti mengurani konsumsi daging, tambahnya.

Semua masyarakat terkena dampak pemanasan global, baik di perkoataan maupun di pedesaan. "Karena itu, semua perlu berpartisipasi untuk menguranginya," katanya.
 

Ant
Sumber :
Penulis: ABD   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!