JAKARTA, KOMPAS.com — Tokoh yang selama ini disebut-sebut sebagai sosok yang dihormati oleh Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar, bukanlah orang penting dan diperhitungkan di Indonesia.
"Jangan dikaitkan dengan pejabat, dari dulu dia sudah dekat dengan Pak Antasari," ujar Juniver Girsang, salah seorang pengacara Antasari saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (8/5).
Ia menerangkan, kedekatan kliennya dan sosok tersebut sudah dimulai sejak Antasari menjabat di Kejaksaan sampai ia menjabat sebagai Ketua KPK. "Orang itu bukan yang disegani dalam jabatan, tidak diperhitungkan di Indonesia," kata Juniver.
Juniver juga mengatakan, pihaknya akan membuktikan mengenai masalah kamar di Grand Mahakam. Ia menegaskan kabar yang mengatakan Antasari dan Rani hanya berdua di kamar Hotel Gran Mahakam tidaklah benar.
Dalam pemeriksaan sebelumnya kepada penyidik Antasari mengaku, pada bulan Mei 2008 bertemu dengan Rani di lobi Hotel Grand Mahakam. Setelah beberapa saat datang tamu Antasari, selanjutnya mereka pun naik ke kamar hotel. Beberapa waktu kemudian tiba-tiba Nasrudin datang.