
KOMPAS.com — Studi gabungan yang dilakukan beberapa peneliti dari University of Western Ontario, University of Alberta, dan Brock University, menunjukkan bahwa seiring berjalannya waktu, niat untuk berolahraga secara terus-menerus bisa mengalami perubahan. Penelitian terhadap 68 orang yang masih "amatir" dalam berolahraga menemukan bahwa motivasi untuk meningkatkan frekuensi latihan cenderung meningkat pada periode 6 minggu pertama, kemudian 6 minggu sesudahnya akan mengalami penurunan. Sementara pada mereka yang tidak begitu ambisius dan memilih mempertahankan frekuensi yang telah ditekuni, tidak ditemukan penurunan yang berarti. Karenanya, agar tetap bersemangat, lakukan tiga hal berikut ini:
- Bayangkan tubuh kita akan jadi lebih kencang dan sehat dengan berolahraga.
- Percayalah, dengan berolahraga, kita lebih bersemangat dan stres berkurang.
- Yakinlah, kita bisa melakukan semua jenis latihan dengan baik, mulai dari kelas aerobik, bersepeda, hingga angkat beban.
Jika selama ini Anda sering merasa lelah ketika melakukan aktivitas sehari-hari, padahal seharusnya tidak, maka sudah saatnya mengubah pola pikir agar lebih sehat. Ini juga bisa dilakukan jika Anda sulit menemukan motivasi untuk mulai berolahraga. Para peneliti dari University of Illinois mengatakan, rasa letih dan gelisah akan berkurang setelah melalui sesi latihan. Dan, dengan penuh keyakinan akan bisa menuntaskannya. Dapatkan tambahan motivasi lewat berbagai mantra dari Janna Clark, pelatih asal California berikut ini:
- “Bernapas lebih mendalam bisa membuat jantung dan paru-paru saya lebih kuat dan sehat.”
- “Setiap langkah yang saya ambil akan membuat saya makin kuat dan bersemangat.”
- “Saya pernah berhasil melakukannya, karenanya, saya pasti bisa melakukannya lagi.”
- “Saya cinta dan bangga terhadap diri sendiri.”