Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Lalu Lintas Macet Tingkatkan Serangan Jantung
Senin, 16 Maret 2009 | 16:36 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Risiko serangan jantung pada manusia akan menjadi tiga kali lebih tinggi ketika mereka terperangkap kemacetan lalu lintas selama satu jam. Demikian hasil studi para ilmuwan Jerman yang disiarkan di dalam laman internet "American Heart Association" akhir pekan lalu.

Perempuan, pria tua, pasien yang tak memiliki pekerjaan, dan mereka yang memiliki sejarah kejang jantung paling berisiko dan mudah terpengaruh macetnya lalu lintas, kata studi tersebut yang dipimpin oleh Annette Peters, dari Institute of Epidemiology, Helmoltz Zentrum Muchen, Jerman.

"Satu faktor potensial yang menyebabkan bisa jadi karena udara buangan yang berasal dari mobil lain," kata Peters. "Tetapi kami tak dapat menyimpulkan sinergi antara stres dan polusi udara yang dapat menjadi tolok-ukur."

Penelitian tersebut disajikan pada 49th Annual Conference on Cardiovascular Disease di Florida oleh American Heart Association.

Para peneliti itu mewawancarai hampir 1.500 pasien yang selamat setelah serangan jantung dan mendapati sebanyak delapan persen pasien serangan jantung dalam studi tersebut berkaitan dengan lalu lintas.

"Secara keseluruhan, waktu yang dilalui di dalam setiap jenis angkutan jalan raya (mengendarai mobil, naik angkutan umum atau naik sepeda motor) berhubungan dengan 3,2 kali risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan jauh dari pemicu ini," katanya.

Para peneliti tersebut mengatakan, mereka terkejut bahwa perempuan tampaknya berada di dalam kelompok dengan risiko lebih tinggi. "Risiko mereka lima kali lebih tinggi," kata Peters.
     
"Kami tidak yakin mekanisme psikologi apa di balik ini. Namun, itu bisa jadi juga disebabkan oleh jumlah perempuan yang lebih sedikit karena kami hanya mewawancarai 325 perempuan dalam lima tahun," katanya.

Beberapa studi sebelumnya oleh para peneliti memperlihatkan bahwa mereka yang ikut dalam kegiatan yang berat, seperti bermain sepak bola atau squash, dan melukis di atas kepala atau menyekop salju, memiliki risiko lima sampai enam kali lebih besar mengalami serangan jantung hanya dalam waktu beberapa jam.

Ant
Sumber :
Penulis: ABD   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!