Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Andi Bantah Presiden Terkena Serangan Jantung
Laporan wartawan KOMPAS Suhartono
Kamis, 12 Maret 2009 | 16:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng membantah jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkena serangan jantung sehingga harus dievakuasi ke Jakarta. "Tidak, tidak benar! Presiden hanya sakit nyeri lambung sehingga harus beristirahat dulu," kata Andi saat dihubungi Kompas dari Jakarta, Kamis (12/3).

Andi juga membantah kalau kaki Presiden Yudhoyono tidak bisa digerakkan akibat serangan jantung tersebut. "Siapa yang bilang?" tanya Andi.

Menurut Andi, serangan nyeri lambung itu tiba-tiba. "Tapi itu biasa bos. Presiden kan wajar kalau sakit dan bisa terkena sakit. Dari keberangkatan, Presiden memang sudah batuk-batuk, tapi itu tidak apa-apa," jelas Andi.

Andi mengatakan, Presiden Yudhoyono saat ini masih beristirahat di guest house pabrik Semen Tonasa di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Disebutkan Andi, Presiden maunya tetap beraktivitas, tetapi dokter kepresidenan melarang. Oleh sebab itu, acara Presiden untuk sementara digantikan oleh Menko Kesra Aburizal Bakrie.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!