JAKARTA, SENIN — Petugas Kepolisian Sektor Johar Baru menemukan brankas berukuran 1 x 1 meter di rumah Atun yang berada di Jalan Percetakan Negara No 10. Namun, polisi belum mengetahui apa isi brankas itu.
"Di Rumah 10 itu ada brankas besar," ujar Kapolsek Johar Baru Kompol Theresia M kepada wartawan di ruang kerjanya, Jakarta, Senin (2/3).
Rencananya, brankas tersebut dibongkar Senin siang ini. Namun, Atun mengaku sakit sehingga penyidikan ditunda sampai kondisi mantan cleaning service itu membaik.
Sebelumnya, penggalian dua tempat eksekusi aborsi milik Atun ditunda karena kondisi kesehatan Atun menurun. Menurut Theresia, kemarin Atun tidak makan sehingga asam lambungnya naik, meski tensinya normal.
Theresia menuturkan belum ada rencana memblokir rekening Atun. Sebab, lanjutnya, Atun tidak memiliki rekening pribadi. Semua rekening beratas nama suaminya.
Berdasarkan data Polsek Johar Baru, Atun memiliki 5 rumah dan bangunan di Jabodetabek. Satu rumah mewah di Bekasi, satu di Koja, dan tiga di Jalan Percetakan Negara. Tiga rumah di Jalan Percetakan diduga menjadi tempat "eksekusi", sedangkan dua rumah lain belum diketahui apakah dijadikan tempat aborsi.