Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Tak Mau Bicara, Atun Malah Menangis Sesenggukan
Laporan wartawan Inggried Dwi Wedhaswary
Sabtu, 28 Februari 2009 | 16:55 WIB
Inggried Dwi W
Tersangka praktek aborsi, Atun, menutupi wajahnya dibalik tubuh petugas polisi selama proses penggeledahan berlangsung
TERKAIT:

JAKARTA, SABTU — Tersangka praktik aborsi Klinik Dr. Abdullah, Atun, menangis sesenggukan saat proses penggeledahan berlangsung di dua rumahnya, blok A 10 dan A 12, Jl Percetakan Negara II, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2). Atun, yang mengenakan baju putih dan jilbab biru, menutupi wajahnya dibalik tubuh salah satu petugas kepolisian.

Saat ditanya wartawan, Atun tak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia malah semakin kuat menangis, dan terlihat sesenggukan. Dalam penggeledahan di A 10, polisi tampak mengamankan beberapa tong sampah dan sejumlah peralatan praktik, serta sebuah kursi periksa.

Sementara itu, karena Atun mengaku tak memegang kunci gembok rumahnya di A 12, polisi membuka paksa pintu gerbang dengan sebuah linggis. Kedua rumah Atun, berpintu dan jendela full kaca, layaknya sebuah tempat usaha. Dari luar, jelas terlihat perabot di dalamnya merupakan perabot-perabot yang lumayan berkelas. Kedua rumah Atun ini pernah dijadikan sebagai tempat praktik pengguguran kandungan. (ING)

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!