Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun untuk Subsidi Obat
Kamis, 26 Februari 2009 | 16:36 WIB

JAKARTA, KAMIS — Pemerintah menyiapkan dana lebih dari Rp 4 triliun untuk mendukung subsidi produksi obat generik yang rencananya diberikan tahun ini.
    
Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Kesehatan Lily Sulistyowati di Jakarta menyebutkan, pemerintah menyiapkan dana Rp 4,5 triliun untuk jaminan pasar obat generik dan Rp 300 miliar untuk subsidi bahan baku obat bagi produsen obat generik.
    
"Dana untuk jaminan pasar terdiri atas Rp 2 triliun dari program Jamkesmas, Rp 2 triliun dari anggaran obat untuk daerah dan Rp 0,5 miliar dari penjualan obat generik bebas," jelasnya.

Berkenaan dengan hal itu, secara terpisah, Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kustantinah menjelaskan, pihaknya kini sedang mempersiapkan peraturan pendukung penerapan kebijakan yang dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan obat di dalam negeri itu.

"Untuk ini kan perlu perpres, sekarang ini pembuatan perpres masih dalam proses. Kalau sudah selesai semua, baru bisa diterapkan," katanya.

Di samping itu, dia menambahkan, pihaknya juga sudah mengumpulkan pelaku industri farmasi untuk mensosialisasikan rencana penerapan kebijakan tersebut. "Perusahaan farmasi sudah diundang, sudah tawarkan kepada mereka siapa yang mau ikut program ini," katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan, pemerintah berencana menerapkan kebijakan subsidi obat generik untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan pemerataan obat dalam masyarakat.

Kebijakan yang diambil untuk mengantisipasi dampak krisis ekonomi global itu juga diharapkan dapat memberdayakan industri farmasi menengah ke bawah di dalam negeri dan mendukung keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Ant
Sumber :
Penulis: ABD   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!