Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kemat Juga Tertarik Dukun Cilik
Kamis, 12 Februari 2009 | 08:50 WIB
SURYA/SUTONO
BAK PAHLAWAN - Dari atas kap mobil yang membawanya pulang kampung, Kemat (baju putih), Devid (biru) dan Sugik (kotak-kotak) merayakan pembebasan diri mereka dari bui dan proses hukum setelah PK mereka dikabulkan oleh Mahkamah Agung.
TERKAIT:

JOMBANG, KAMIS — Di lokasi pengobatan Muhammad Ponari, kemarin juga tampak Imam Khambali alias Kemat (31), warga Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Jombang. Kemat adalah korban salah tangkap polisi Jombang dalam kasus mayat yang ditemukan di kebun tebu Dusun Braan, Desa-Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Kemat—yang sebelumnya berperilaku wanita—datang ke tempat Ponari sekitar pukul 10.00. Kemat tampak berpakaian macho, datang bersama kakak perempuannya serta seorang waria setengah baya. Kemat mengaku sudah dua kali datang ke Ponari. 
“Tapi selalu apes karena kebetulan ditutup,” kata Kemat yang mengenakan kaca mata hitam dan rambut cepak.

Kemat ingin mendapatkan pengobatan sebab semenjak keluar dari lembaga pemasyaratan, dadanya sering sesak. “Ini mengganggu saya kalau lagi bekerja,” kata Kemat yang mengelola salon kecantikan. Kemat berharap dapat minum air sakti dari Ponari agar penyakitnya bisa sembuh. Namun, karena hingga pukul 12.00 tidak ada kejelasan kapan pengobatan dibuka kembali, akhirnya dia pulang. (sutono)

Surya
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!