JOMBANG — Batu ajaib milik Muhammad Ponari pernah nyaris hilang. Mbok Legi, nenek Ponari, tidak percaya dengan cerita Ponari saat menemukan batu itu.
Tanpa beban, oleh sang nenek batu itu dibuang di rerumpunan bambu yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Namun, yang terjadi, batu itu tiba-tiba sudah di rumah lagi.
Tidak ada yang tahu siapa yang membawa pulang kembali batu yang diperoleh Ponari seusai disambar petir di sawah itu. Yang jelas, batu itu kemudian menjadi sumber kehebohan di Jombang dan sekitarnya.
Kasim, ayah Ponari, juga semula tidak yakin dengan cerita Ponari. Namun, semenjak air rendaman batu itu bisa menyembuhkan tetangganya yang sakit panas dan muntah-muntah, Kasim mulai percaya cerita Ponari. Sejak itulah Ponari menjadi bocah yang dicari-cari orang sakit. (sutono)