Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Taruh Ponsel Di Saku Celana Bikin Pria Mandul
Sabtu, 13 Desember 2008 | 12:11 WIB

JAKARTA, SABTU - Kebiasaan menempatkan telepon selular (ponsel) di saku celana ternyata dapat mempengaruhi kesuburan pada lelaki. Pasalnya, ponsel menghasilkan paparan medan elektrostatik dan elektromatik yang mengakibatkan ketidaksuburan (infertilitas) lelaki.

Hal tersebut disampaikan Prof.Dr.dr Wahyuning Ramelan SpAnd (Spesialis Andrologi) Brawijaya Women & Children Hospital, saat diskusi Mendambakan Punya Momongan, di Brawijaya Women & Children Hospital, Jakarta, Sabtu (13/12).

Saat ini, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa ponsel mengandung elektrostatik dan elektromagnetik. Menurut dr Ramelan, menaruh handphone di saku celana berpotensi lebih besar mengakibatkan infertilitas pada kaum lelaki karena berada lebih dekat dengan organ vital lelaki.

"Hindari taruh handphone di kantong celana. Lebih baik taruh di kantong baju atau pinggang. Di pinggang kan lebih jauh tempatnya. Dan kan lebih keren," kata dr Ramelan.

Selain itu, dr Ramelan menyebut komputer juga merupakan salah satu media penghasil elektrostatik dan elektromagnetik. Karena itu, katanya, berada terlalu lama di depan komputer akan mengakibatkan infertilitas pada lelaki.

"Jangan dari pagi hingga sore di depan komputer. Minimal 2 jam kemudian istirahat 1 jam," tutur dr Ramelan.

Upaya pencegahan infertilitas lelaki dapat dicegah dengan berbagai cara, antara lain dengan menjalani pola hidup sehat, makan-makanan yang bergizi baik, menambah antioksidan, vitamin C dan E, mengonsumsi suplemen, menghindari rokok, dan jangan sampai memperoleh Penyakit Menular Seksual (PMS).

Penulis: ANI   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!