Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Tip Memilih Terapi Pijat
Rabu, 26 November 2008 | 10:12 WIB
SURYA/TOF
Sebelum melayani para tamunya, sejumlah pramu pijat lebih dulu mengenakan CD dan rok yang sudah digembok. Hal ini dilakukan untuk menghindari tamu-tamu yang nakal.
TERKAIT:

JANGAN terkecoh dengan istilah "pijat plus-plus". Sudah jadi rahasia umum, tempat seperti ini sering mengaburkan layanan pijat dengan praktik prostitusi.

Biar tidak masuk ke tempat yang salah, ada beberapa tip yang bisa kita terapkan.

Pertama, lihatlah paket-paket yang ditawarkan. Pastikan pengelola tidak menawarkan layanan seks. "Seks merupakan hal yang dilarang dalam etika pijat profesional," ungkap dr. Tirza Z. Tamin, SpRM, Kepala Divisi Rehabilitasi Cedera Olah Raga, Departemen Rehabilitasi Medik RSCM, FKUI.

Kedua, perhatikan prosedur pemijatan. Dalam pemijatan profesional ada standard operating system (SOP) yang harus dilakukan. Misal, wajib melakukan proses screening atau mendiagnosa kondisi klien sebelum dilakukan peruijatan.

Ketiga, "Pastikan dahulu, terapisnya lulusan program pelatihan pemijatan yang terakreditasi dan tempatnya sudah memiliki izin negara atau sertifikat yang dikenal secara profesional," saran Soenardi, Direktur Klinik Fisioterapis Sasana Husada. (Tunggul Joko Pamungkas)

 

KONTAN
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!