Rabu, 23 Juli 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Ceragem, Terapi Alternatif Infra Merah
Kamis, 20 November 2008 | 14:19 WIB
Kompas Images/Dhoni Setiawan
Para staf ikut membantu pasien saat terapi batu giok di klinik pengobatan Ceragem, Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (20/11). Metode pengobatan dari negeri Korea Selatan ini menggunakan batu giok yang memanaskan 12 titik saraf tulang belakang dan 3 titik saraf di bagian perut.
TERKAIT:

PULUHAN orang baik pria maupun wanita, terlihat mengantre di depan salah satu kompleks pertokoan yang berada di Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Mereka bukannya mengantre untuk mendapatkan sembako atau BLT (Bantuan Langsung Tunai), melainkan  mengantre untuk merasakan pengobatan alternatif gratis yang diberi nama 'ceragem'.

Sebenarnya, apa sih terapi ceragem itu? Ceragem adalah sebuah terapi pengobatan yang berasal dari Korea Selatan. Alat terapi kesehatan ini di klaim sebagai perpaduan pengobatan alamiah Timur dan Barat.  Dengan menggunakan pancaran sinar infra merah jauh (far infrared rays), alat ceragem akan bekerja pada titik-titik tubuh tertentu.

Terapi yang juga biasa disebut oleh masyarakat dengan sebutan terapi batu giok ini, sebenarnya sudah ada sejak sepuluh tahun yang lalu. Namun baru masuk ke Indonesia sekitar lima tahun lalu, melalui PT. Inni Ceragem yang berada di Jalan Raya Batu Ceper, nomor 50 B-E, Jakarta Pusat.

Menurut pemilik sekaligus Manajer Ceragem Palmerah, Ira Puspita, selama melakukan terapi, tubuh akan terasa lebih hangat lantaran pancaran sinar infra merah.

"Untuk sinar infra merah yang dipancarkan bisa menembus sampai kedalaman 14 sentimeter. Dan itu adalah proses terapi yang akan memberikan efek pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien. Namun jangan khawatir, karena jika tubuh sudah merasa panas, batu giok akan berpindah ke bagian tubuh yang lain dengan sendirinya," ujar Ira di Jakarta, Kamis (20/11).

Ira melanjutkan, bagi pasien yang berobat disarankan untuk memakai baju berwarna putih, dengan bahan katun. "Karena panas akan lebih meresap ke dalam tubuh. Namun memakai baju warna apapun selain putih, juga tidak dilarang kok," lanjutnya ketika ditemui kompas.com di tempat prakteknya.

Setelah melakukan terapi ini, terang Ira, tubuh akan terasa lebih ringan dan enak dalam bekerja. "Meskipun satu jam setelah terapi, kepala akan terasa agak pusing dan badan terasa capek. Tetapi setelah itu badan akan terasa lebih segar dan fit," jelasnya.

Ada dua macam alat ceragem yang biasanya digunakan center ceragem yang ada di indonesia yakni, ceragem compact P 390 dan ceragem master M 3500. "Di center Palmerah yang saya kelola saat ini, mengoperasikan sebanyak 16 unit ceragem compact dan satu unit ceragem master," terang Ira.

Setiap alat ceragem dapat digunakan untuk metode urut, kop, sinar merah jarak jauh, serta chiro practice. Ira menuturkan, ceragem mampu mengobati berbagai macam penyakit di antaranya, alergi, ambeien, asam urat, asma, darah tinggi, encok, insomnia, kaku pundak, kegemukan, kencing manis (diabetes), kolesterol, kulit kering, lemah syahwat, migrain, nyeri  haid, osteoporosis, peradangan sendi, peredaran darah kurang lancar, rheumatik, sembelit, stroke, syaraf terjepit, serta tulang belakang miring.

"Karena ceragem memberikan pengobatan dengan memberikan sentuhan sinar infra merah jauh di titik-titik syaraf yang berada di tulang belakang dan perut. Di mana kedua bagian ini merupakan letak penyembuhan dari berbagai macam penyakit," tutur Ira.

Penulis: C11 08   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!