
SEMARANG, JUMAT - Seorang pasien perempuan berinisial Ds (15) warga Semarang Timur yang sebelumnya diduga menderita flu burung atau Avian Influenza (AI) yang dirawat di ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kariadi, Jumat pagi meninggal dunia.
"Pasien meninggal dunia Jumat (7/11) pagi sekitar pukul 05.00 WIB," ungkap Tim Medis Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Paru RSUD dr Kariadi Semarang, dr. Agus Suryanto, di Semarang.
Agus mengatakan, sesuai prosedur yang berlaku pihak rumah sakit telah menghubungi Dinas Kesehatan Kota Semarang. "Jenazahnya sudah kami kirim ke rumah duka, Jalan Medoho III RT 05/RW I, Semarang," katanya.
Pasien masuk ke RSUD dr Kariadi Semarang, Selasa (4/11) setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit swasta. Agus menjelaskan, gejala yang mengarah pada dugaan flu burung adalah gejala klinis dan pasien ada kontak dengan unggas. Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut, memang di sekitar rumah pasien ada tempat pemotongan ayam.
"Panas pasien sudah akut lebih dari 39 derajat celsius dan mengalami sesak nafas. Pasien masuk rumah sakit sejak Selasa (4/11) pagi." kata Agus.
Pasien sempat dirawat intensif di ruang isolasi ICU RS dr Kariadi dan dipasangi alat bantu pernafasan atau ventilator. Pihak tim medis juga telah mengambil sampel darah pasien dan sampel darah pertama sudah dilakukan diagnosa dengan alat avian influenza yang berada di RS dr Kariadi. Namun, hasil sampel darah tersebut belum diketahui apakah positif atau negatif.
Untuk tahun 2008, kasus Ds (15) merupakan kasus pertama suspect flu burung yang terjadi di RS Kariadi Semarang. Sebelumnya kasus serupa terakhir ditangani RS dr Kariadi pada tahun 2006.