
JAKARTA, KAMIS - Jauhnya jarak pondokan haji bagi jamaah haji Indonesia, tampaknya diimbangi dengan kondisi fisik pemondokan yang dipakai jamaah haji. Sebagian besar pemondokan bagi jemaah haji Indonesia di Mekkah merupakan bangunan yang masih baru.
Media Center Haji di Jakarta, Kamis (6/11) menyebutkan, Kepala Daerah Kerja Mekkah (Kadaker) Zaenal Abidin Supi sudah melakukan pengecekan kondisi bangunan yang akan dipakai jamaah haji Indonesia.
"Sudah dicek satu per satu. Kondisi fisik perumahan relatif bagus karena rumah-rumah yang disewa di wilayah baru itu sebagian besar bangunan baru," ujarnya.
Jamaah haji Indonesia di Makkah akan menempati 601 rumah atau gedung di Ring I dengan jarak hingga 1.400 meter dari Masjidil Haram. Sedangkan Ring II sebanyak 506 gedung dengan jarak lebih 1.400 meter hingga 8 kilometer dari Masjidil Haram.
Bagi jamaah yang menempati Ring II, akan mendapatkan uang sisa sewa rumah yang diperhitungkan sesuai jarak wilayah perumahan dan harga sewa rumah.