Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Gagal Ginjal, Tersangka Teroris Meninggal
Rabu, 29 Oktober 2008 | 13:35 WIB

JAKARTA,RABU-Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira mengatakan, Budiman yang ditangkap oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Bareskrim Polri karena diduga terkait kasus terorisme, meninggal dunia di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur karena menderita gagal ginjal.

"Kemarin, dia sempat menjalani cuci darah. Tadi pagi, sekitar jam 05.00 WIB, Budiman meninggal dunia karena ginjalnya tidak berfungsi," katanya di Jakarta, Rabu (29/10).

Ia mengatakan, sejak dirawat di RS Polri, Budiman mendapatkan perawatan medis secara maksimal dan ditempatkan di kamar kelas VIP. Menurut dia, Budiman telah sakit sejak ditangkap bahkan polisi pun menangkapnya ketika sedang dirawat di RS Rawalumbu, Bekasi karena sakit tipes dan anemia.

"Saat dirawat di RS Polri, dia terindikasi gagal ginjal sehingga diberi perawatan yang maksimal termasuk upaya transfusi darah," katanya. Abubakar mengatakan, sejak ditangkap, Budiman belum pernah menjalani pemeriksaan karena langsung dirawat ke rumah sakit.

Polisi menangkap Budiman karena diduga menyembunyikan tersangka kasus terorisme Rusli Mardhani alias Wahyu Ramadhan alias Uci alias Farid alias Zulfikar alias Mukhlis.

Sementara itu pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM) Achmad Michdan mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian Budiman, pihak keluarga dan tim penyidik Polri sepakat untuk melakukan visum di RSCM. Visum dilakukan agar tidak menimbulkan polemik pasca kematian Budiman. "Kita ingin memastikan penyebab kematiannya," katanya.

Ant
Sumber :
Penulis: ONO   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!