Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Harga Obat Generik Akan Naik?
Selasa, 21 Oktober 2008 | 10:17 WIB
KOMPAS/ PRIYAMBODO
Menteri Kesehatan Sita Fadilah Supari

 SURABAYA, SELASA — Menkes Siti Fadilah Supari mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengkaji ulang harga obat-obatan generik dan impor obat-obatan menyusul krisis finansial global.
    
"Harga obat generik sudah saya tentukan dan karena adanya kenaikan dollar AS, tentu saja kalau memang selisihnya sangat besar kita akan membuat satu penyesuaian yang tentu tidak memperberat rakyat," kata Menkes di Surabaya, Selasa.
    
Lebih lanjut, ia mengatakan, "Sekarang kita sedang hitung apakah perlu disesuaikan atau tidak. Kalau perlu, berapa banyak dan apakah dibebankan kepada rakyat atau harus kita susbsidi".
    
Menurut Menkes, saat ini dampak krisis finansial belum tampak, tetapi mungkin sekian bulan lagi akan tampak. Selain harga obat generik, pemerintah juga berencana membatasi impor obat-obat paten perusahaan asing yang akan memperberat neraca keuangan negara.
    
"Menurut saya harus dipertimbangkan untuk kita kaji ulang. Kalau perlu tidak perlu ada impor obat-obat dan kita buat obat generik di sini, di mana generik bisa diproduksi oleh perusahaan dalam negeri dan harganya bisa diatur," katanya.
    
Menkes juga berpendapat, obat-obatan yang tidak perlu diimpor sebaiknya dibatasi dengan cara mekanisme impor yang diwajibkan memakai jalur khusus. "Dalam dua Kepres menyangkut kesehatan disebutkan bahwa Menkes bisa mengatur hal itu dan yang penting adalah untuk kepentingan rakyat dan negara agar bisa bertahan dalam badai ekonomi ini," katanya.

Ant
Sumber :
Penulis: ABI   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!