Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Asal-Usul Bedah Jantung
Jumat, 17 Oktober 2008 | 00:19 WIB

SEMASA Perang Dunia kedua (1939-1945), para dokter menemukan langkah maju bidang tranfusi darah, pembiusan (anastesi-red) dan antibiotik yang mendorong pengembangan bedah jantung modern. Seorang ahli bedah Angkatan Darat Amerika Serikat dokter Dwight Harken mengeluarkan pecahan peluru meriam dari jantung seorang prajurit yang masih berdetak dengan memasukan jemarinya ke lubang luka, menemukan serpihan logam dan mengeluarkannya.

Kendala utama dalam bedah jantung terbuka adalah saat jantung berhenti berdetak untuk melakukan operasi, ahli bedah hanya memiliki waktu empat menit untuk melakukan tindakan terhadap jantung pasien. Lebih dari itu, pasokan darah yang berhenti akan mengakibatkan kekurangan oksigen pada otak yang meni mbulkan cacat permanent.

Terobosan bedah jantung dilakukan dokter Bill Bigelow (1913-2005) dari Universitas Minesotta yang mempelajari perilaku tidur musim dingin mamalia (hibernasi-red) yang memberi gagasan untuk mengurangi suhu tubuh pasien dari 98 deraja t Fahrenheit menjadi 81 derajat Fahrenheit. Dalam kondisi tersebut, dokter dapat memperpanjang waktu bedah jantung terbuka menjadi sepuluh menit.

Perkembangan teknologi memunculkan mesin paru-paru jantung (heart-lung machine) yang ditemukan John Gibbon (1903-1973) di Philadelphia tahun 1953. alat tersebut dihubungkan ke pasien sehingga jantung dapat tetap berfungsi di saat pembedahan berlangsung. Ahli bedah pun lebih leluasa dalam menjalankan operasi karena waktu operasi lebih panjang.

Upaya pertama bedah jantung terbuka dengan mesin paru-paru jantung dilakukan tanggal 15 Mei 1953 atas pasien Cecilia Bavolek (18). Cecilia terhubung dengan mesin selama 27 menit di saat dokter Gibbon menjalankan operasi jantung.

Prosedur operasi pun berkembang hingga memperbaiki lubang pada jantung. Operasi pertama untuk menangani lubang pada jantung dilakukan tanggal 2 September 1952 oleh dokter F. John Lewis dan dokter Walton Lillehei (1918-1999) atas pasien seorang bocah perempuan berusia lima tahun.

Sedangkan operasi by-pa ss jantung pertama dilakukan tahun 1967 oleh ahli jantung Argentina dokter Rene Favaloro (1923-2000) di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.

Disarikan dari The Book of Origins, karya Trevor Homer, Penguin Books, London, 2007

 

 

Penulis: Iwan Santosa   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!