Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Gangguan Tidur, Kenali Gejala Atasi Masalahnya!
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 15:01 WIB

GANGGUAN TIDUR atau sleep disorder pasti merepotkan penderitanya. Selain kualitas tidur memburuk, produktivitas menurun.

Spesialis Kesehatan Jiwa, Prof Dr HM Syamsulhadi SpKJ, menyebutkan, setidaknya ada 5 jenis gangguan tidur, yakni early insomnia, middle insomnia, late insomnia, intermittent insomnia, dan total insomnia.

Early Insomnia yaitu mengalami susah tidur. Middle insomnia dialami bila seseorang sering terbangun di sela tidur meski bisa tidur pada waktunya. Late Insomnia terjadi pada orang yang bisa tidur dengan mudah, tapi bangun lebih awal dari jamnya dan susah tidur lagi setelah terbangun. Disebut intermittent insomnia, orang sering sering terbangun atau tidur selalu terputus. Dan terakhir total insomnia, tidak bisa tidur sama sekali.

"Gangguan tidur ini bisa disebabkan karena adanya penyakit fisik dan gangguan mental seperti stres, cemas, depresi, psikosis, dan karena obat-obatan," kata Syamsul di acara peluncuran obat Rozerem (Ramelteon) di Jakarta, Sabtu (11/10).

Tiga terapi

3 terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur antara lain biologik, psikologik, dan sosial. Terapi biologik di antaranya terapi kausa (dicari penyebabnya dan diatasi), terapi simptomatis (mencermati gejala), dan terapi kombinasi.

"Sebaiknya diberikan obat-obat non-adiktif. Rozerem ini tidak menimbulkan ketergantungan dan mekanisme kerjanya baru sehingga tidak perlu khawatir akan terjadinya ketergantuang terhadap obat dan efek samping lainnya," ujar Syamsul.

Sementara itu, terapi psikologik yang bisa dilakukan antara lain psikoterapi suportif, re-edukatif, rekonstruktif, kognitif, psiko-dinamik, perilaku, dan psikoterapi keluarga.

Terapi sosial dilakukan dengan menyelesaikan masalah yang bisa mejadi sumber stres (stressor), misalnya perkawinan, problem dengan orangtua, hubungan interpersonal, pekerjaan, lingkungan hidup, keuangan, dan faktor keluarga.

Penulis: Inggried Dwi Wedhaswary   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!