Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Stres, Panda Diobati dengan Sup Ayam
Minggu, 5 Oktober 2008 | 11:10 WIB
GETTY IMAGES/ CHINA PHOTOS
Panda

BEIJING, MINGGU - Ternyata bukan hanya manusia saja yang membutuhkan sup ayam, namun juga para panda yang berada di Kebun Binatang Wuhan, China. Menurut Zhihua, seorang petugas kebun binatang, Jumat (3/10), mereka memberikan sup ayam dua kali sebulan guna mengurangi stres dan memberikan asupan nutrisi.  

Dua panda adalah Xiwang dan Weiwei, yang artinya Harapan dan Keagungan, sempat kewalahan melayani para pengunjung kebun binatang tersebut yang terus mengalir sejak Senin lalu. Seperti pada hari Rabu, misalnya, lebih dari 30.000 orang mendatangi kebun binatang tersebut. Sekitar 1.000 pengunjung di antaranya mengerumuni tempat panda tersebut berada, dan berteriak-teriak untuk mendapat perhatian dari panda tersebut. Akibatnya, panda tersebut stres.   

"Mereka kurang tidur, dan stres. Kami berpikir alangkah baiknya jika kami memberikan sup ayam karena mereka kelelahan dan sedikit kaget menghadapi ribuan pengunjung. Ternyata mereka menyukainya," ujarnya.

Dudu, panda lainnya, hidup dengan memakan daging selama sepuluh tahun terakhir sebelum akhirnya ia meninggal pada tahun 1999. Hal ini disebabkan giginya tidak sanggup lagi untuk mengunyah bamboo. "Umumnya, panda memang hanya mengkonsumsi bambu. Namun, di alam bebas, mereka juga terkadang memakan serangga dan burung kecil," kata Zhihua.  

"Sebentar lagi musim gugur. Kami berharap mereka mendapatkan nutrisi yang lebih agar mereka dapat bertahan. Saat ini, kami ingin mengetahui apakah sup tersebut baik untuk kesehatan mereka, dan apakah mereka akan mendapatkan masalah pencernaan setelah mengkonsumsinya," ujar Zhihua.  

Panda merupakan simbol China secara tidak resmi. Sampai saat ini hanya tersisa 1.600 panda yang hidup di alam bebas. Sebagian besar di antaranya berada di Sichuan. Sekitar 180 panda tambahan berada di kandang, sebagian besar di Wolong. Ada juga panda yang dipinjamkan atau diberikan ke kebun-kebun binatang di luar negeri. 

AP
Sumber :
Penulis: HIN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!