Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Mau Hemat Tapi Cespleng? Pilih Obat Generik!
Rabu, 13 Agustus 2008 | 20:19 WIB
TPG IMAGES

MEMILIH obat generik dalam upaya mengatasi penyakit berat seperti pembuluh darah dan jantung adalah hal  bijaksana. Dengan memilih obat generik, pasien bisa sembuh dengan biaya lebih murah dan ekonomis.

Seperti diungkapkan Prof. Dr. Harmani Kalim SpJP, ahli jantung RS Jantung Harapan Kita, pemilihan obat generik menjadi hal yang perlu dipertimbangkan pasien penderita penyakit pembuluh darah dan jantung mengingat biaya yang dikeluarkan akan terus berlanjut . Bahkan tak jarang, pasien harus menghentikan pengobatan akibat mahalnya biaya pengobatan.

"Obat untuk penderita jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol memang kebanyakan harus dikonsumsi selama sisa hidup. Apalagi efektivitasnya harus disertai dengan upaya perubahan gaya hidup," ungkapnya dalam  Media Briefing Tinjauan Farmaekonomi : Paradigma Baru terapi Aterosklerosis di Jakarta, Rabu (13/8)  .

Pada pengobatan penyakit pembuluh darah dan jantung, pemilihan obat generik memang cukup menguntungkan. Ia mencontohkan, dari penggunaan jenis obat untuk terapi aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah misalnya, penghematannya dapat mencapai 25 hingga 40 persen.  

"Perbedaan harga ini memang penting, tetapi yang lebih penting tentu adalah bahwa obat generiknya sudah melalui melalui uji  kualitas yang baik," imbuhnya.

Dalam terapi pengobatan, lanjut Prof Harmani, pasien tentu tak harus selalu membeli obat mahal.  Tetapi dapat memilih obat generik yang terjangkau dan telah memenuhi syarat dan  izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara itu, Prof Dr Arini Setiawati PhD, dari Bagian Farmakologi dan Terapeutik FKUI, mengutarakan salah satu persyaratan BPOM untuk obat generik yang baik adalah harus melalui uji BA-BE (bioavailabilitas dan bioekivalen) yang baik .

Bioavailabilitas adalah persentase zat berkhasiat suatu obat yang tersedia dalam sirkulasi sistemik dalam bentuk utuh setelah pemberian obat tersebut dan diukur kadarnya dalam darah terhadap waktu atau dari ekskresinya dalam urin.

Sedangkan obat disebut bioekivalen jika mempunyai ekivalensi dalam jumlah dan bentuk sediaan sama dari khasiat serta pada pemberian dengan dosis sama akan menghasilkan bioavailabilitas yang sebanding. "Jadi jika BABE obat generik sudah sama dengan obat paten, maka efek terapeutiknya akan sama," ujar Prof Arini..

Ia menambahkan, clopidogrel adalah salah satu obat generik yang telah digunakan luas untuk terapi aterosklerosis. Obat ini kini juga telah diproduksi  oleh PT. Dexa Medica dan dinyatakan lulus uji BABE. Clopidogrel adalah obat yang dibutuhkan penderita penyakit jantung, stroke, serta penyempitan pembuluh darah. Clopidogrel bekerja menghambat ikatan antara adnosin difosfat (ADP) dengan reseptornya, sehingga menghambat terjadinya agregasi platelet atau penggumpalan darah.

Penulis: AC   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!