Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Anda Stres? Cobalah Terapi Destruktif!
Jumat, 18 Juli 2008 | 04:45 WIB

MARAH, stres, dan kecewa bisa jadi membuat Anda menjadi agresif. Anda pasti butuh tempat menyalurkan seluruh emosi yang kerap kali tak mudah diatasi. Bisa jadi dengan memukul bantal, tembok, mengobrak-abrik ruangan kerja Anda, atau yang lain.

Tampaknya perilaku ini buruk dan destruktif, tapi ternyata tidak bagi sekelompok warga Spanyol di sebuah lapangan, 21 Juni lalu. Dengan palu godam yang cukup besar, mereka merusak kulkas, mobil, dan beberapa peralatan rumah tangga sebelum pesta kota di Castejon, Spanyol, berlangsung.

Mereka justru menganggap ini sebagai sebuah terapi. Ya, terapi destruktif (Destruction Therapy) namanya. Dan orang-orang ini sedang melakukan sesi pelepasan stres. Terapi destruktif atau destructotherapy ditemukan pada tahun 2003 oleh tiga orang pengusaha warga Spanyol yang menginginkan cara pelepasan ketegangan dan kemarahan yang kerap terjadi di kantor.

Terapi ini kemudian berkembang. Para pasien mesti membayar untuk kesempatan atau sesi ini dan bebas menggunakan peralatan yang digunakan untuk merusak berbagai barang yang dikumpulkan dari beragam tempat. Selama satu jam mereka boleh merusak apa saja yang disediakan di tempat terapi. Anehnya, 40 persen pesertanya adalah wanita.

Apakah aktivitas ini memiliki efek lama, masih perlu diperdebatkan. Namun, yang jelas, saat sesi berlangsung para peserta merasakan kegembiraan.

FOXNews
Sumber :
Penulis: ABD   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!