Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kepala Sakit, Maftuh Sering Pukuli Kepala
Jumat, 20 Juni 2008 | 17:06 WIB
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Pasukan polisi akhirnya masuk ke kampus Universitas Pancasila di Pejaten Jakarta Selatan setelah terlibat bentrok dengan mahasiswa kampus itu, Sabtu (25/5) pagi.
TERKAIT:

JAKARTA, JUMAT - Maftuh Fauzy (22), mahasiswa Universitas Nasional (Unas) angkatan 2003 yang meninggal dunia karena luka di kepala dalam peristiwa bentrokan antara mahasiwa Unas dan Polisi di kampus Unas, mengalami sakit kepala hebat setelah kepalanya kena pentung polisi. Maftuh merupakan satu dari 31 mahasiswa Unas yang ditahan selama sembilan hari di Polres Jakarta selatan.

Rekan Maftuh, Chepy Febrinika Bachtiar (24) mahasiswa Fakultas Administrasi Negara angkatan 2002, mengatakan, Maftuh sering memukuli kepalanya karena tidak tahan dengan sakit kepalanya. "Selama di tahanan pun dia sudah mengeluh pusing, muntah-muntah dan memukuli kepalanya," tutur Chepy yang ditemui di RS Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (20/6).

Maftuh dibawa ke Polres Jakarta Selatan dalam kondisi kepala bagian belakang mengucurkan darah. Sementara, dahi bagian depan dijahit karena benturan dengan tameng polisi. Saat polisi masuk ke dalam kampus, Maftuh bersembunyi di ruang sekretariat.

Penulis: Iwan Santosa   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!