
JAKARTA, SELASA - Warga RW 14 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Karang Tengah, Tangerang, berharap pemerintah rutin melakukan pengasapan di lingkungan mereka, sedikitnya seminggu sekali terkait gejala penyakit chikungunya yang sejak satu bulan terakhir ini melanda wilayah tersebut.
Ketua RW 14 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Tangerang, Samlani, mengatakan sejak dua minggu terakhir ini, ia mendapat laporan dari tiap RT soal gejala-gejala chikungunya yang menyerang warganya.
"Saya dapat laporan dua minggu terakhir. Sudah saya sampaikan ke Kelurahan. Kemarin (Minggu) kita sudah lakukan pengasapan dan kerja bhakti untuk mencegahnya. Saya berharap pengasapan tiap minggu biar nyamuknya benar-benar habis. Kalau cuma sekali dua kali nggak mungkin habis," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (15/4).
Menindaklanjuti laporan warganya yang mengalami gejala chikungunya seperti demam, kejang, timbulnya bintik-bintik merah, dan rasa sakit pada persendian, ia telah menyampaikan hal tersebut kepada pihak kelurahan.
Untuk saat ini, warga RT 03 pada RW tersebut yang berjumlah sekitar 150 orang paling banyak diserang gejala tersebut. "Hampir 20 warga di sini (RT 03) yang kena," kata Aisiah, 43, salah satu warga RT 03. Ia juga mengalami gejala yang sama hingga saat ini.
Doni, warga RT 03 lainnya mengatakan banyak warga RT 03 yang diserang gejala chikungunya. Hampir setiap rumah yang berada di lokasi tersebut, anggota keluarganya ada yang terkena gejala tersebut. "Kenanya nggak serentak. Kadang keluarga ini, besoknya lagi yang lain. Tapi gejalanya sama," jelasnya.