Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Gigi Ompong Tanda Cepat Tua
Kamis, 3 April 2008 | 11:11 WIB

MEMILIKI gigi yang sedikit atau bahkan tidak menyisakan satu pun gigi alami pada usia 70 tahunan mungkin dapat menjadi indikasi awal bahwa Anda tengah mengalami proses penuaan yang terlalu cepat, demikian dilaporkan hasil penelitian di Denmark.

¨Penting artinya untuk menganggap serius buruknya kesehatan gigi pada masyarakat yang berisiko tinggi mengalami penurunan fisik atau perilaku secara umum,¨ ungkap Dr. Paul Holm-Pedersen, dari Copenhagen Gerotological Oral Health Research Center seperti dikutip Reuters Health, Rabu (2/4).

Temuan penting dalam penelitian ini adalah tanggalnya gigi tampaknya berkaitan erat dengan kasus kelumpuhan atau kematian pada usia tersebut serta meningkatkan arti penting isu klinis tentang pencegahan dan  perawatan orang usia lanjut (lansia), ungkap Holm-Pedersen dan koleganya yang melaporkan risetnya dalam Journal of the American Geriatrics Society.

Dalam penelitiannya, Pedersen melibatkan sekitar 573 pria yang tidak mengalami kelumpuhan serta para wanita yang berusia 70 tahunan yang tinggal di Copenhagen pada 1984.  Jumlah gigi yang tersisa pada setiap partisipan dicatat sebagai data penting.

Pada awal penelitian, kurang dari 20 persen para lansia ini memiliki sisa sekitar 20 gigi, dan lebih dari 40 persen tidak memiliki sisa gigi sama sekali.

Para ahli menentukan kejadian atau kasus kelumpuhan di antara partisipan melalui pemantauan yang bervariasi selama  5, 10, 15 hingga 20 tahun.  Kematian para partisipan juga didata setelah  pemantauan sekitar 21 tahun. 

Di bandingkan dengan para lansia yang mampu mempertahankan 20 atau lebih gigi alami, mereka yang tak punya  gigi sama sekali pada usia 70 tahun secara signifikan cenderung rentan mengalami gangguan mobilitas seperti berjalan atau naik tangga dalam kurun 5 hingga 10 tahun ke depan.

Partisipan yang tak punya gigi pada usia 70-an juga dikaitkan dengan risiko kematian selama periode penelitian.  Hubungan ini relatif kuat ketika para ahli  memperhitungkannya dengan faktor lainnya yang secara potensial berkaitan dengan kelumpuhan dan kematian seeperti masalah kesehatan dan pendidikan.

¨Tanggalnya gigi mungkin berhubungan dengan faktor sosial ekonomi dan perilaku yang kompleks,¨ ungkap Holm-Pedersen.    

Reuters
Sumber :
Penulis: AC   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!