Rabu, 22 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Boros, Listrik Padam
Rabu, 20 Februari 2008 | 16:53 WIB

JAKARTA, RABU - PT PLN terpaksa harus melakukan pemadaman listrik secara bergilir di seluruh Jawa-Bali jika imbauan untuk melakukan penghematan penggunaan listrik tidak dilaksanakan masyarakat.

Kepada Jika Kompas.com,  General Manager Pusat Pengatur dan Penyalur Beban (P3B) Jawa-Bali PT PLN (Persero) Muljo Adji AG, Rabu (20/2), menyatakan, saat ini PLN mengalami defisit listrik sebesar 1.000 megawatt.

"Defisit 1.000 megawatt itu hitungan kita. Nah dari 1.000 itu dalam pelaksanaannya kita lihat saja pada saatnya apakah action pemadaman itu jadi dilaksanakan atau tidak. Tapi, kalau semua mengikuti saran kita, tidak akan ada pemadaman. Kalau nggak diikuti ya terpaksa defisit itu kita bagi rata ke seluruh Jawa Bali, dan kemungkinan pemadaman akan semakin besar," ujar Muljo.

Dari beban sekitar 1.000 MW tersebut, pembagian jatahnya adalah Jakarta 184 MW, Banten 176 MW, Jawa Barat 188 MW, Jateng 172 MW, Jatim 240 MW dan Bali 40 MW. "Kita bagi rata," katanya.

Defisit listrik di Jawa Bali itu terjadi menyusul terhambatnya pasokan batu bara akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut. Kapal-kapal tongkang yang membawa batubara tidak bisa merapat.

Informasi terakhir yang dihimpun Muljo, kapal-kapal pembawa bahan bakar telah berhasil merapat di PLTU Muara Karang, Jakarta dan Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat. "Informasi terakhir, siang tadi kapal sudah berhasil merapat dan mulai mengisi bahan bakar, meskipun belum maksimal. Yang di Jawa Tengah yaitu PLTU Tanjung Jati B di Jepara kapalnya juga sudah datang, masing-masing membawa 66 ribu ton batubara. Tapi tidak bisa dibongkar, karena ombaknya tinggi. Sesuai SOP, tidak bisa merapat kalau ombak tinggi karena beresiko kapal terbalik" tambah Muljo.

Satu-satunya faktor yang akan mengembalikan kondisi normal adalah membaiknya cuaca. Pada pukul 17.22 WIB sore ini, penggunaan listrik Jawa-Bali telah memasuki beban puncak yang mengakibatkan defisit sekitar 1000 MW tersebut.(ING)

Penulis: ING   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!