Minggu, 26 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Gizi Buruk Sebabkan 3,5 Juta Kematian Anak per Tahun
Kamis, 17 Januari 2008 | 17:51 WIB
Getty Images

LONDON, KAMIS - Gizi buruk ternyata masih menjadi masalah global. Tercatat satu dari tiga anak di dunia meninggal setiap tahun akibat buruknya kualitas nutrisi. Sebuah riset juga menunjukkan setidaknya 3,5 juta anak meninggal tiap tahun karena kekurangan gizi serta buruknya kualitas makanan.  Masalah kurang gizi ini dialami anak-anak sejak masih dalam kandungan.

Seperti dilaporkan jurnal  The Lancet, mayoritas kasus anak-anak serta ibu hamil yang kekurangan gizi terdapat di  20 negara kawasan Afrika dan Asia. Namun begitu, 25 persen dari kematian ini dapat dicegah melalui pencegahan sederhana seperti memberi ASI dan pemberian suplemen vitamin A.

Laporan khusus dalam The Lancet juga menyebutkan bahwa kasus gizi buruk pada bayi dapat menimbulkan kerusakan yang tak dapat diperbaiki saat mereka beranjak dewasa. Anak-anak yang tengah menderita kurang gizi cenderung memiliki postur tubuh yang lebih pendek dan tidak berprestasi saat sekolah. Kenyataan ini jelas dapat menurunkan potensi ekonomi dan justru mengekalkan lingkaran kemiskinan.

Sebuah riset yang dilakukan secara terpisah telah memberi bukti meyakinkan untuk beberapa ukuran yang mungkin dapat memberi dampak besar dalam menurunkan tingkat kematian jika diimplementasikan dengan tepat. Menurut riset tersebut, pemberian suplemen Vitamin A dan seng serta menganjurkan wanita untuk memberi ASI setidaknya pada enam bulan pertama dapat menurunkan angka kematian dan kecacatan hingga 25 persen. 

Namun menurut para ahli,  respons dunia internasional terhadap kematian anak akibat gizi buruk telah "terpecah dan disfungsional".

Beberapa anak meninggal karena mereka memang tidak mendapatkan makanan yang cukup. Namun isu ini menjadi kompleks untuk anak-anak yang menderita gangguan pertumbuhan dan penyakit yang berhubungan dengan defisiensi  beberapa vitamin dan mineral penting.

Masalah ini dapat diperburuk dengan sanitasi kotor yang menyebabkan penyebaran penyakit infeksi. Profesor Zulfiqar Bhutta, dari Departmen Pediatric dan Kesehatan Anak di Universitas Aga Khan, Pakistan, memperkirakan  sekitar 1,4 juta anak meninggal tiap tahun akibat kurang mendapat ASI. Menurutnya, di Afrika, Asia, Amerika Latin dan Karibia kurang dari sepertiga anak di bawah usia  enam buoan mendapat ASI secara ekslusif .

Dr Bruce Cogill ahli nutrisi dari Badan PBB Unicef mengatakan isu global tentang gizi buruk saat ini merupakan problem yang harus segera diatasi. Namun sayangnya,  program nutrisi ironisnya masih kurang ditangani serius ketimbang isu kesehatan global lainnya seperti AIDS.

BBC
Sumber :
Penulis: AC   |   Editor: acandra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!